Juni 2015 ~ Jadwal Pengajian, Info Pengajian Terbaru, Ahlussunah Wal Jama'ah

Jadwal pengajian Habib Luthfi, Senin 2 Juni 2014

• Hari: Senin 2 Juni 2014 • Jam: 19.30 WIB-Selesai • Tempat: Lapangan STKIP Al-Mujahidin Cikarang Jl. Raya Pilar Sukatani Karangbahagia Bekasi.

Jadwal Habib Syech : Grobogan Bersholawat 27 Mei 2014

Selasa, 27 Mei 2014 STADION KRIDA BAKTI PURWODADI GROBOGAN

Al Habib Luthfi bin Ali bin Yahya

Cinta Tanah Air Sebagian Dari Iman

Jadwal Habib Syech : Lirboyo bersholawat 24 Mei 2014

Sabtu, 24 Mei 2014 Bertempat di Ponpes Lirboyo, Kediri, Jawa Timur

1 Syawal 1433 H

Sahabat adalah mereka yang mungkin tidak bersamamu ketika kau sukses, tetapi yakinlah mereka ada bersamamu saat kau terjatuh

Senin, 22 Juni 2015

Habib Abdullah bin Abdurrahman Al Mudhdhor tentang Sayyidah Fatimah Az Zahro




Habib Abdullah bin Abdurrahman Al Mudhdhor tentang Sayyidah Fatimah Az Zahro 3 Ramadhan 1436 H di Kediaman Habib Ja'far bin Syaikhon Assegaf

Malam ke 3 Ramadhan adalah wafatnya Sayyidah Fatimah Az Zahro, putri yang sangat dicintai oleh Baginda Rosullah SAW. Rasulullah SAW bersabda; " Membuatku susah segala yang menyusahkan Fatimah dan membuatku senang segala yang menyenangkan Fatimah, Penguasa langit dan bumi menjadi murka dengan murkanya Sayyidah Fatimah dan Penguasa langit dan bumi akan menjadi ridho dengan ridho dari Sayyidah Fatimah."

Jika Rosulullah rindu kepada surga, Rosulullah akan mencium dahi Sayyidah Fatimah karena diriwayatkan ketika Rosulullah memakan apel dari surga, maka dari apel itulah yang akan menjadi benih Sayyidah Fatimah pada Rosulullah.

Fatimah Az Zahro disebut Umi Abiha. Disebutnya Umi Abiha disini karena semua Dzuriah (red, keturunan) Nabi SAW melewati Sayyidah Fatimah. Rosulullah lah yang bersabda kepada Sayyidah Fatimah. "Engkau adalah ibu dari ayahmu".

Jasad Sayyidah Fatimah di sholatkan oleh Sayyidina Ali R.A dan menurut pendapat yang kuat, Fatimah di makamkan di Pekuburan Baqi' di Kompleks makam ahli bait Nabi dan menurut riwayat lain dimakamkan di kamar Nabi SAW. karena itu para salaf mengajarkan ketika berziarah ke makam Rosulullah, berilah salam juga kepada Sayyidina Abu Bakar, Sayyidina umar dan juga Sayyidah Fatimah, dan memberikan salah juga ketika di Baqi'.

Sayyidah Fatimah pernah ditanya oleh Rosulullah SAW, "Bagaimana wanita yang baik itu?" Sayyidah Fatimah menjawab "Wanita yang baik itu adalah wanita yang tidak pernah dilihat oleh lelaki dan tidak pernah melihat laki-laki."
"Benar-benar engkau adalah anak ayahmu.." Jawab Rosulullah.

Sayyidah Aisyah sering menggoda Sayyidah Fatimah "Ayahmu tidak pernah nikah dengan gadis kecuali aku. Satu-satunya istri ayahmu yang dinikah ketika gadis adalah aku". Hal ini diadukan oleh Sayyidah Fatimah kepada Rosulullah.

Rosul pun menjawab dengan begitu lembut. "Jika Ibumu berkata begitu lagi, katakan padanya 'mana yang lebih utama antara gadisnya istri Nabi atau perjakanya Nabi?'. Ketahuilah bahwa perjakanya ayahmu hanya untuk ibumu, Khodijah. Aisyah mendapatkan ayahmu, sedangkan ayahmu sudah tidak perjaka lagi.

Ketika Sayyidah Aisyah menggoda lagi, Sayyidah Fatimah mengatakan "Yang lebih utama gadismu, atau perjaka ayahku?"

"Kenapa?" tanya Sayyidah Aisyah
"Ibuku walaupun janda mendapatkan Ayahku yang masih perjaka. Kamu meskipun gadis, mendapatkan ayahku yang sudah pernah nikah dengan ibuku". Jawab Sayyidah Fatimah
"Itu pasti jawaban Ayahmu.." Seru Sayyidah Aisyah..

Menjelang Rosulullah wafat, tidak ada yang sangat bersedih melebihi Sayyidah Fatimah. Rosulullah kemudian memanggil Sayyidah Fatimah, lalu Sayyidah Fatimahpun semakin menangis. Rosulullah pun memanggil untuk yang kedua kalinya, Sayyidah Fatimah tersenyum, "Aku menangis karena tidak ada kebahagiaan lagi setelah wafatnya ayahku. Bisikan kedua membuatku tersenyum karena aku yang pertama akan menyusul ayahku."

Enam bulan setelah Rosulullah SAW wafat, Sayyidah Fatimah Wafat, tepatnya di malam ke 3 Ramadhan. Sayyidah Fatimah disebut sebagai Umi Abiha karena dari Sayyidah Fatimah Sir Rosulullah SAW diberikan kepada anak cucunya. Sayyidah Fatimah juga disebut juga pemimpin para wanita seluruh alam, sedang Sayyidah Maryam adalah pemimpin wanita dialamnya.

Karena itu, Imam Syafi'i mengatakan "Aku tidak mengunggulkan seorangpun melebihi Putri Rosulullah SAW"

Luthfi Hanif dari Ust. Nurudin di 3 Ramadhan 1536H.