Mei 2014 ~ Jadwal Pengajian, Info Pengajian Terbaru, Ahlussunah Wal Jama'ah

Jadwal pengajian Habib Luthfi, Senin 2 Juni 2014

• Hari: Senin 2 Juni 2014 • Jam: 19.30 WIB-Selesai • Tempat: Lapangan STKIP Al-Mujahidin Cikarang Jl. Raya Pilar Sukatani Karangbahagia Bekasi.

Jadwal Habib Syech : Grobogan Bersholawat 27 Mei 2014

Selasa, 27 Mei 2014 STADION KRIDA BAKTI PURWODADI GROBOGAN

Al Habib Luthfi bin Ali bin Yahya

Cinta Tanah Air Sebagian Dari Iman

Jadwal Habib Syech : Lirboyo bersholawat 24 Mei 2014

Sabtu, 24 Mei 2014 Bertempat di Ponpes Lirboyo, Kediri, Jawa Timur

1 Syawal 1433 H

Sahabat adalah mereka yang mungkin tidak bersamamu ketika kau sukses, tetapi yakinlah mereka ada bersamamu saat kau terjatuh

Sabtu, 17 Mei 2014

Jadwal Majelis Rosulullah 26 Mei 2014

Jadwal Majelis Rosulullah 26 Mei 2014

Jadwal Majelis Rosulullah Tanggal 26 Mei 2014.

Menyambut Isra Mi'raj Rosulullah SAW, Majelis Rosulullah mempersembahkan Pengajian Umum. Berikut infonya;

Tempat : Masjid Almunawwar Pancoran, Jakarta Selatan
Waktu : Senin, 26 Mei 2014 Jam 20.15 s.d Selesai

Monggo dipun rawuhi..

Shollu Ala Muhammad..

Jadwal Habib Syech : Grobogan Bersholawat 27 Mei 2014

Jadwal Habib Syech : Grobogan Bersholawat 27 Mei 2014

"POLRES GROBOGAN BERSHOLAWAT"
BERSAMA :
- HABIB SYEKH BIN ABDUL QADIR ASSEGAF.
- HABAIB, ULAMA’ & UMARO’.
- TNI, POLRI, PEMKAB & MASYARAKAT GROBOGAN.
BESERTA :
- AHBAABUL MUSTHOFA & SYEKHERMANIA
- MUSLIMIN MUSLIMAT - MUKMININ MUKMINAT.
- HADHIRIN WAL HADHIRAT.
DALAM RANGKA :
- HUT BHAYANGKARA YANG KE 68 TAHUN.
- HATAMAN LAPANAN "AHBAABUL MUSTHOFA" KAB.GROBOGAN.
BESOK PADA :
HARI: SELASA | 27 MEI 2014 M | JAM 19.30 WIB.
TEMPAT: STADION KRIDA BAKTI PURWODADI GROBOGAN.
- INFO INI SEBAGAI PENGUMUMAN SEKALIGUS UNDANGAN -
~.. ATAS PARTISIPASI & KEHADIRANNYA TERIMA KASIH ..~
...MOHON DI KABARKAN & DISEBARKAN KE SEMUA REKAN...
=========== TERBUKA UNTUK UMUM ===========
** SHOLLU 'ALAN NABI MUHAMMAD **

Jadwal Habib Syech : Lirboyo bersholawat 24 Mei 2014


Jadwal Habib Syech : Lirboyo bersholawat 24 Mei 2014

"LIRBOYO BERSHOLAWAT"
BERSAMA AL HABIB SYEKH BIN ABDUL QADIR ASSEGAF.
DALAM RANGKA:
HAUL & HAFLAH AKHIRUSSANAH PP.PUTRI TAHFIZHIL QUR’ÁN.
Sabtu 24 Mei 2014,
Di Lapangan barat Pondok Pesantren Lirboyo Kediri – Jawa Timur.

Makna Taqarrub ilaa Allah


Taqarrub ilaa Allah ialah mendekatkan diri kepada Allah dalam artian meningkatkan sifat-sifat kedudukan sebagai hamba-Nya, sadar bahwa manusia itu ada yang menciptakan yaitu Allah yang menciptakan.

Ketika anak sudah baligh, orang tua wajib mendudukkan anak dan menyuruh anak untuk mengucapkan dua kalimat syahadat. “Wahai anakku, sekarang kamu sudah baligh, usiamu sudah 15 tahun, mulai sekarang kamu harus bertanggung jawab sendiri atas semua perbuatanmu. Sekarang ucapkan dua kalimat syahadat dengan penuh kesadaran, penghayatan, dengan mengetahui makna syahadat, jangan sampai Islam kamu hanya Islam keturunan.”

Lebih baik lagi jika itu dilakukan setelah anak dikhitan atau sebelum baligh, sehingga anak benar-benar menjadi seorang muslim dan mukmin, bukan sekedar Islam keturunan. Dan jika itu dilakukan, maka pahala yang besar bagi orang tua karena telah mengislamkan anak.

Kemudian setelah itu anak diajari tentang tauhid dasar, terutama aqaid seket (aqaid lima puluh) tentang sifat wajib Allah dan Rasul-Nya, sifat mustahil Allah dan Rasul-Nya, dan sifat jaiz Allah dan Rasul-Nya. Ilmu tauhid dasar dulu, jangan yang tinggi-tinggi. Setelah diajari tentang ilmu tauhid, kenalkan  pada anak tentang Allah dan Rasul-Nya, dan Ridla pada Allah.
Mengapa kok ketika bayi lahir langsung diadzani? Itu sebagai pengenalan secara dini tentang Allah dan Rasulullah SAW sejak dini, jadi diperdengarkan dulu nama Allah dan Rasulullah SAW sebelum anak mendengar ma’siat. Jadi, kenalkan sedini mungkin Allah dan Rasulullah SAW sebelum bayi atau anak mendengar ma’siat.

Kenalkan pada anak bahwa Rasulullah SAW itu bukan manusia biasa. Nabi Muhammad SAW itu manusia luar biasa. Keringat Rasul SAW itu baunya tidak kecut seperti kita ini, sifat Rasulullah SAW itu mulia tidak seperti kita-kita ini, sampai-sampai, saking mulianya Rasulullah SAW, Allah sendiri yang menjadi saksi betapa mulianya akhlaq Rasulullah SAW di dalam Al-Qur’an dalam ayat laqaq jaa-akum rasuulun min anfusikum ‘aziizun ‘alaihi maa anittum hariishun ‘alaikum bil mu’miniina ra-uufun rahiim, ayat itu merupakan kesaksian atas sifat Rasulullah SAW.
Sehingga kita tidak seenaknya saja mengucapkan inna akramakum ‘indallaahi atqaakum, memangnya kamu udah merasa mulia kok berani-beraninya mengucapkan itu untuk menganggap kamu seperti Nabi SAW atau manusia yang sama seperti ahlu bait Nabi SAW. Padahal inna akramakum ‘indallahi atqaakum itu merupakan kalimat khabar dari Allah untuk mempertegas subhaanalladzii asraa bi’abdihii. Maksudnya? Kalimat ‘abdihii mempunyai makna bahwa Nabi Muhammad SAAW merupakan yang paling sempurna maqam, tingkat ‘ubudiyyahnya. Sehingga stempel inna akramakum ‘indallaahi atqaakum itu hanya milik Nabi Muhammad SAAW.
Kenalkan itu pada anak. Tanpa mengenal Nabi Muhammad SAW kita tidak mungkin mengenal Allah, tidak mungkin mengenal Al-Quran, tidak mungkin mengenal halal dan haram.
Diantara akibat jika kita jauh dari ulama adalah diangkatnya barakah dari ma’iisyah, perdagangan kita. Lha jauh dari ulama saja akibatnya seperti itu, apalagi jauh dari Nabi Muhammad SAW?
Sehingga tingkatkan, kuatkan mahabbah, kecintaan kita kepada Nabi SAW. Apabila mahabbah semakin kuat, iman pun semakin kuat. Tanda cinta kepada Nabi Muhammad SAAW adalah cinta kepada ulama dan auliya, cinta kepada para sahabat, cinta ahlul bait, dan cinta kepada sesama muslim.

Alhamdulillah kemarin kita telah melaksanakan pemilu legislatif dengan aman. Sebentar lagi kita akan menghadapi pemilihan presiden. Jangan mencela calon-calon presiden. Beliau-beliau ini adalah aset negara ini untuk membangun negara ini. Pihak-pihak yang tidak suka kita maju bertepuk tangan melihat kita berpecah belah, saling mencela. Jangan membuka aib orang lain. Kita semua adalah saudara. Saudara seiman seagama, dan tentu saja kita saudara sebangsa setanah air.
Lho kan banyak pejabat yang korupsi, bib? Sekarang saya tanya balik. Lebih banyak mana antara mereka yang korupsi dan yang tidak korupsi? Yang korupsi itu tak lebih satu persen dari jumlah penduduk negara ini, tapi kok dipukul rata semua. Tentu kita mengapresiasi pemerintah yang menangkap orang-orang yang korupsi, tapi sekali lagi, yang korupsi tidak lebih banyak dari jumlah penduduk negeri ini. Bangsa Indonesia ini masih banyak orang yang baik-baik.
Taqarrub ilaa Allah itu menenangkan hati kita karena kita sadar kita sebagai hamba sehingga kita mewujudkan “wa man yattaqillaaha yaj’al lahuu makhrajaa wa yarzuqhu min haitsu laa yahtasib”. Wa man yattaqillaaha merupakan kewajiban kita sebagai hamba, sedangkan lahuu makhrajaa wa yarzuqhu min haitsu laa yahtasib merupakan hak Allah. Artinya apa? Kita beribadah kepada Allah karena perintah Allah, kewajiban kita, bukan karena menuntut Allah menepati janji-janji-Nya, meskipun Allah Maha Menepati Janji yang akan menepati janji-janji-Nya pada hamba-hamba-Nya.
Sehingga, Taqarrub ilaa Allah itu tidak mengecewakan Nabi Muhammad SAAW, para shahabat, para ulama dan auliya, para guru, orang tua, dan para pahlawan yang telah berjuang untuk Negara ini. Apakah kita sanggup untuk tidak mengecewakan beliau-beliau?
Wallaahu a’lam
  • Disarikan dari pengajian Jumat Kliwon Mawlana Habib Luthfi bin Yahya di Gedung Kanzus Shalawat Kota Pekalongan pada 16 Mei 2014/ 16 Rajab 1435.
  • Apabila ada kekeliruan atau ada yang tidak sesuai dengan dhawuh beliau, mohon untuk dibenarkan atau diluruskan.
 Penulis : Syukron Ma'mun, S.Pd. (Ketua MATAN Cirebon 2014-2017)

Sabtu, 03 Mei 2014

ARTI KETIKA TELINGA KITA BERDENGING

KETIKA TELINGA KITA BERDENGING

Siapakah yang pernah mengalami berdengungnya telinga?
Berbahagialah bila kita pernah mengalaminya ,kenapa karena sayyidina Muhammad shalallahu alaihi wasallam telah bersabda :
“ jika berdenging telinga kalian, hendaknya ia ingat padaku, lalu bershalawat padaku, dan berdoa : wahai Allah jadikanlah orang yg mengingatku itu dg kebaikan
(Al Adzkar oleh Hujjatul Islam Al Imam Nawawi)
Didoakan oleh Sayyidina Muhammad shalallahu alaihi wasallam dengan do`a yang agung : “Wahai Allah jadikanlah orang yang mengingatku itu dengan kebaikan”.
Al Imam Nawawi rhm berkata :”Sesungguhnya jika telinga berdengung datang berita baik ke ruh.
Dan sayyidina Muhammad shalallahu alaihi wasallam telah menyebutkan orang yang telinganya berdengung dengan kebaikan-kebaikan di sebuah majlis yang agung di alam ruh.
Jika sayyidina Muhammad shalallahu alaihi wasallam menyebutkan kebaikan orang tersebut menunjukkan bahwa orang tersebut masuk dalam golongan orang baik (min ahlilkhair)
Lalu apa balasannya bila anugerah Allah yang sangat luhur ini kita dapatkan?
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menginginkan pemilik telinga berdengung tersebut untuk mengingat beliau, bersholawat kepada beliau shalallahu alaihi wasallam.
Loh kok Rasulullah shalallahu alaihi wasallam meminta imbalan? Tidak , sholawat kepada beliau kembali kepada si pemilik telinga berdengung, Allah limpahkan anugerah yang besar.
Itulah jiwa sayyidina muhammad shalallahu alaihi wasallam sangat menginginkan agar umatnya dekat dengan Allah Jalla jalaluh .
Tanpa si pemilik telinga berdengung mengingat dan bersholawat pun, sayyidina muhammad shalallahu alaihi wasallam tetap Agung dan tertinggi derajatnya di sisi Allah
Wallahu`alam
AllahummaInnanad`uukabiasmaa`ikaalhusnawakalimaatikaattaammatiantushalliyawatusallima `ala syariifiadzaati, kariimishifaati, `abdikawahabibika, sayyidinamuhammadinwa `ala alihi washahbihialqoodati,
waikhwanihiminannabiyyiinwaalihimwashahbihim, wattabi`iina, waantughiitsalmuslimiina, watulattifabihimfiimatajrii ini almaqoodiri, Yaani`malmawaaliwani`mannashiiri, waantufarrijakuruubahumwataqsyiifaassu`uwaaddhurra `anhum, Yaaqadiir, Yaaqawiyyu, YaamatiinuYaaarhamarraahimiin. Amin

Kamis, 01 Mei 2014

Jagalah Keluargamu, dengan Akhlaq Baikmu

Jagalah Keluargamu, dengan Akhlaq Baikmu

Ketika kita melakukan perbuatan yang mengawali daripada zina, maka akan disegerakan balasannya di dunia sebelum di akhirat yaitu dengan perlakuan buruk / tidak baik terhadap ibu, adik perempuan atau saudara perempuanmu, akan tetapi jika ia bertaubat, tidak mengulanginya lagi dan hidupnya berubah menjadi penuh dengan ibadah dan kebaikan maka Allah akan menjaganya dari hal tersebut

Dikisahkan bahwasannya seorang ayah memiliki sepasang anak lelaki dan perempuan, satu ketika anak lelaki tadi menuntut ilmu di negeri yang jauh, lama si anak lelaki tadi pergi hingga tiba waktunya kembali, maka bertanya si ayah "Bagaimana kabarmu? bagaimana sekolahmu?" si anak berkata "Alhamdulillah sehat afiat, semuanya lancar dsb", "Lalu ada apa lagi? ceritakan kepadaku semuanya?", "Sudah aku ceritakan semuanya wahai ayah", si ayah berkata "Belum...belum..pasti ada sesuatu yang engkau perbuat dan belum kau ceritakan sebab telah terjadi sesuatu terhadap adik perempuanmu", kagetlah si anak tadi dan berkata "Wahai ayah, aku teringat, suatu hari ketika aku sedang berjalan aku melihat seorang gadis, lalu aku tertarik kepadanya, menghampirinya dan mencium pipinya lalu aku melarikan diri", Maka berkata si ayah "Di kampung kita air tidak mengalir ke rumah rumah, maka dari itu air selalu di antar ke pintu pintu rumah dan hanya menaruh botol pesanan di depan pintu rumah tanpa perlu bertemu pemiliknya, satu hari ketika engkau sedang belajar di negeri yang jauh, aku dapati pintu rumah terbuka dan aku menemukan adikmu sedang sedih dan bercerita bahwa tadi ia dicium pipinya oleh si tukang air yang biasa mengantar lalu kabur meninggalkannya" (Hubabah Maryam AlMasyhur)