Niat Buruk Yang Membawa Petaka Di Dunia Dan Di Akhirat ~ Jadwal Pengajian, Info Pengajian Terbaru, Ahlussunah Wal Jama'ah

Rabu, 09 April 2014

Niat Buruk Yang Membawa Petaka Di Dunia Dan Di Akhirat

Makam Syeikh Abdul qadir al jailani

Pernah dengan kisah syeikh abdul qadir al jailani sewaktu mudanya, beliau sewaktu mudanya gemar menuntut ilmu agama.
Suatu ketika bersama dua orang temannya yang juga teman seperjuangan di dalam menuntut ilmu mendapat khabar bahwa akan datang salah seorang ulama besar, salah seorang wali min auliaillah ke kotanya
Ketiganya sepakat untuk menemui salah seoang tokoh ulama besar yang sudah sangat masyhur di saat itu.
Salah seorang teman syeikh abdul qadir berkata : : aku ingin bertanya kepada ulama tersebut dengan pertanyaan begini..begitu . pertanyaan yang sangat sulit untuk di jawab , katanya seorang ulama besar , pasti ia akan mampu menjawabnya, dan aku ingin tahu sampai seberapa dalam ilmunya.
Teman ke dua bekata : aku sih Cuma pengen tahu tampang si ulama besar yang sudah sangat kesohor itu seperti apa sih tampangnya, katanya dengan nada sinis
Engkau abdul qadir apa maksud dan tujuanmu? ,”bertanya kedua temannya.”
:saya datang ingin menemui ulama tesebut hanya ingin bertabarrukan saja mengambil barakah saja. Cukup
Temannya yang pertama segera menyiapkan bebrapa pertanyaan yang sangat sulit untuk di tanyakan kepadanya, temannya yang kedua semakin ingin cepat-cepta melihat seperti apa sih tampang ulama besar tersebut?
Lalu ketiga segera berangkat menuju tempat di mana ulama besar tersebut menginap,
Sesampainya di sana, belum sempat bertanya , si ulama tersebut dengan karunia Allah dapat membaca keinginan si penanya
Hah.engkau ingin bertanya begini..begitu ya? Jawabannya adalah ..bla..bla...
Terus dijawabnya sekaligus di sebut apa pertanyaannya,
Kaget teman pertama tersebut , tidak menyangka semuanya bagaikan ia di telanjangi bulat-bulat di hadapannya
Berkata ulama tersebut :”Wahai engkau anak muda, kelak engkau akan terjerumus kepada budak dunia.
Lalu ulama tersebut berkata kepada pemuda kedua : engkau ingin melihat ku , ketahuilah wahai anak muda, kelak engkau akan keluar dari agama islam
Lalu si ulama memandang tajam kepada pemuda ketiga syeikh abdul qadir jaelani, wahai anak muda kelak kakimu akan berada di pundak para wali Allah
Waktu terus bergulir , pemuda pertama sukses dalam hal agama , suatu ketika ia diangkat untuk memimpin menjaga harta faqir ,miskin dan anak yatim, ia terus tergoda oleh harta sehingga ia terjerumus ke dalam keduniawian ,menjadi budak dunia. Ia sulit mengelak akibat dulu ketika mudanya punya niat yang buruk terhadap kekasih-kekasih Allah, taqdir buruk telah menimpanya hingga ia wafat dalam keadaan su`ul khatimah..Naudzubillah
Pemuda kedua sukses menjadi da`i terkenal, banyak umat tercerahkan oleh nasehat-nasehat agamanya.
Suatu ketika ketika ia sedang memberikan ceramah agama, lewatlah seorang wanita cantik dan tiba-tiba ia sangat berhasrat kepadanya.
Selesai ceramah buru-buru ia ikuti kemana si wanita itu pergi. Ketika sampai di depan pintu rumahnya, segera ia menyapa si wanita dan berniat ingin menikahinya.
Si wanita berkata : wahai syeikh, aku ini beragama non muslim, sedangkan engkau adalah muslim, mustahil engkau dapat menikahiku
Lalu si pemuda ke dua berfikir aku masuk agamanya saja setelah itu akau kembali lagi ke islam
Pemuda tersebut berkata : :baiklah izinkan aku menikahimu malam ini juga, aku akan masuk ke dalam agamamu, panggilkan ayahmu, katakan ada seorang pemuda yang akan menikahimu
Lalu si wanita masuk ke dalam rumahnya
Belum sempat si pemuda menikah, datanglah malaikat pencabut nyawa dan segera mencabut nyawanya, wafatlah pemuda ke dua dalam keadaan su`ul khatimah..Naudzubillah
Kisah selanjutnya sudah sangat masyhur bahwa syeikh abdul qadir jaelani di saat itu maqom kewaliannay sangatlah tinggi sehingga kakinya berada di pundak seluruh para wali subhanallahu wata`ala
Oleh : Habib syafiq BSA
Wallahu`alam
Wahai Allah perbaiki niat-niat kaum muslimin.Cabut niat-niat buruk di hati setiap muslimin Ya Badiussamawati wal ardh Ya dzal Jalali wal ikram..Ya arhamarrahimin..Amin
Allahummashallialaaruuhisayyidinamuhammadinfil arwah, wa 'ala Jasadihifilajsad, waalaaQabrihifilqubuur"
Artinya
(wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan pada kuburnya di alam kubur

0 komentar:

Posting Komentar