Hakekat Cinta Kepada Rosulullah ~ Jadwal Pengajian, Info Pengajian Terbaru, Ahlussunah Wal Jama'ah

Sabtu, 19 April 2014

Hakekat Cinta Kepada Rosulullah



Semua orang berkata aku cinta Nabi SAW, tetapi sebenarnya kita tidak tahu apa itu hakekat cinta, ingin tahu bagaimana keadaan orang yang dimabuk cinta, dahulu ada wanita bernama laila, sebenarnya ia perempuan biasa saja tetapi sangat dicintai oleh si majnun, majnun mabuk cinta, hingga setiap kali ia melewati rumah kekasihnya laila, si majnun selalu tawaf mengelilingnya, menciumi tembok rumahnya, maka berkata orang orang yang melihatnya "Engkau gila, untuk apa kau tawaf dan menciumi tembok", maka berkata majnun "Bukanlah tembok, kayu, batu dan pasir yang kuciumi, tetapi kepada penghuni yang ada didalamnyalah semua ini tertuju"
Kemudian sekali waktu si majnun berjalan, dilihatnya seekor anjing, dikenalinya anjing tersebut maka ia hampiri, dipeluk lalu diciumi, kagetlah orang orang sekitar dan berkata "Engkau gila, itu anjing hewan najis", berkata majnun "Duhai, tidaklah aku menciumi anjing tersebut terkecuali aku telah melihatnya memasuki rumah kekasihku laila"

Hingga diceritakan bahwasannya, dahulu hiburan orang orang arab adalah keluar ramai ramai sambil menikmati keindahan bulan, si majnun pun melakukan hal yang sama, namun ada yang berbeda, ia tampak begitu asyik dan khusyu, maka berkata orang kepadanya "Wahai majnun mengapa engkau begitu khusyu memandangi bulan, bukankah itu bulan yang sama dengan yang kita pandang, memang apa kelebihannya?", berkata majnun "Aku hanya asyik menikmati dan memandangi bulan yang sama yang menerangi rumah kekasihku laila", begitulah keadaan orang yang dimabuk cinta, itulah keadaan orang yang dimabuk cinta kepada wanita.

Lalu bagaimana keadaan orang yang mabuk cinta kepada Rasulullah SAW, ketahuilah bahwa tiada manusia yang rasa cintanya kepada Rasulullah SAW melebihi Sayyidina Abubakar AsShiddiq, hingga dikatakan bahwasanya jika 1 helai bulu janggut yang dimilik Abubakar AsShiddiq dibagikan kepada seluruh penduduk bumi maka akan mabuklah mereka semua, karena apa? karena disetiap helai bulu yang dimilikinya terdapat rasa cinta yang dimiliki Sayyidina Abubakar AsShiddiq terhadap Rasulullah SAW

Juga dikisahkan bahwasannya AlHabib Ahmad bin Zain AlHabsyi penulis kitab Risalatul Jamiah, yang beliau jika melewati rumah gurunya yaitu Imam Abdullah bin Alwi AlHaddad, karena rasa luapan cintanya ia tawaf mengelilingi rumah gurunya sambil mengucap syair yang diucapkan oleh si majnun "Bukanlah tembok, kayu, batu dan pasir yang kuciumi, tetapi kepada penghuni yang ada didalamnyalah semua ini tertuju"

Maka berkatalah Guru Mulia kita Al Habib Umar bin Hafidh dalam maulidnya "Demi Allah tidaklah diperdengarkan nama sang kekasih pada orang yang mencintainya maka akan tersentak gembira dan hilanglah segala kesusahan. Dimanakah para pecinta yang mereka itu rela berkorban dengan nyawa dan meremehkan hal hal duniawi" (Al Habib Ahmad bin Jindan)

0 komentar:

Posting Komentar